Pendaftaran IPDN 2022/2023 (Institut Pemerintahan Dalam Negeri)

spcp.ipdn.ac.id 2022 -- Secapra IPDN, Pendaftaran IPDN, Pendaftaran Capra IPDN Online, SPCP IPDN, Seleksi Penerimaan CAPRA IPDN, Sekolah Ikatan Dinas IPDN, Pendaftaran Online IPDN, Syarat Pendaftaran IPDN, Pendaftaran IPDN online, Pendaftaran Calon Praja IPDN, Pendaftaran Praja IPDN Online, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). jadwal pendaftaran ipdn 2022, tanggal pendaftaran ipdn 2022, pendaftaran ipdn 2022/2023, kapan pendaftaran ipdn 2022 dibuka, jadwal pendaftaran ipdn 2022/2023, jadwal pendaftaran ipdn 2022 online, pembukaan pendaftaran ipdn. 2024. 2025.

Pada kesempatan ini admin akan memberikan informasi tentang Pendaftaran IPDN 2022/2023 (Institut Pemerintahan Dalam Negeri). Dengan adanya informasi ini semoga bisa menjadi acuan bagi anda dalam melaksanakan seleksi calon praja IPDN. Mari simak informasi selengkapnya berikut ini.

http://www.infoonline.web.id/

IPDN atau Institut Pemerintahan Dalam Negeri adalah lembaga Pendidikan Tinggi Kedinasan yang diselenggarakan oleh Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia yang bertujuan mempersiapkan kader pemerintah, baik di tingkat daerah maupun di tingkat pusat.

Sebelum terbentuknya IPDN seperti sekarang ini, telah terjadi proses sejarah yang cukup panjang  dilalui dalambeberapa periode yaitu :
  • Periode Pra APDN (1920–1955)
  • Periode APDN Daerah (1956-1989)
  • Periode APDN Nasional dan STPDN (1990–2005)
  • Periode IPDN (2004 - Sekarang)

Setelah melalui proses yang cukup panjang tersebut akhirnya IPDN resmi didirikan pada tahun 2004. Berdirinya IPDN didasarkan pada Keppres No. 87 Tahun 2004 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memutuskan untuk menggabungkan STPDN dan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) sehingga terbentuklah IPDN.

Jika anda berminat untuk menjadi Kader Pemerintah, maka anda bisa mendaftarkan diri untuk menempuh pendidikan di IPDN. Namun terlebih dahulu harus melakukan pendaftaran dan harus mengikuti suatu seleksi yang disebut dengan Seleksi Calon Praja Institut Pemerintah Dalam Negeri (Secapra IPDN).

Di bawah ini akan diberikan informasi mengenai pilihan fakultas dan program studi yang ada di kampus IPDN.

Fakultas dan Program Studi yang Ada di IPDN

Adapun pilihan fakultas dan program studi yan ada di IPDN yaitu :

# Fakultas Politik Pemerintahan, terdiri dari :
  • Program Studi S-1 Kebijakan Pemerintahan
  • Program Studi D-IV Politik Pemerintahan
  • Program Studi D-IV Pembangunan dan Pemberdayaan.

# Fakultas Manajemen Pemerintahan, terdiri dari :
  • Program Studi S-1 Manajemen Pemerintahan
  • Program Studi S-1 Manajemen Sumber Daya Manusia
  • Program Studi S-1 Manajemen Keuangan
  • Program Studi S-1 Manajemen Pembangungan
  • Program Studi D-IV Keuangan Daerah
  • Program Studi D-IV Adminitrasi Kependudukan dan Catatan Sipil
  • Program Studi D-IV Manajemen Sumber Daya Aparatur

# Fakultas Hukum Tata Pemerintah, terdiri dari :
  • Program Studi D-IV Kependudukan dan Catatan Sipil
  • Program Studi D-IV Praktik Perpolisisan Tata Pamong
  • Program Studi D-IV Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik

# Program Pendidikan Pascasarjana, terdiri dari :
  • Magister Administrasi Pemerintahan Daerah (MAPD)
  • Program Doktor Ilmu Pemerintahan

Lokasi Kampus Utama dan Kampus Daerah

Selain kampus utama di Jatinangor, IPDN juga memiliki kampus lainnya yang berada di beberapa daerah. Berikut lokasi kampus utama dan kampus daerah IPDN selengkapnya :
  • Kampus utama IPDN Jatinangor : Jalan Raya Bandung-Sumedang Km. 20, Jatinangor, Sumedang, Provinsi Jawa Barat
  • IPDN Kampus Jakarta Selatan : Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • IPDN Kampus Kampus Bukittinggi : Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh KM 14, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat
  • IPDN Kampus Makassar : Jalan Jene Madinging Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan
  • IPDN Kampus Manado : Desa Tampusu, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara
  • IPDN Kampus Mataram : Jalan Pemuda No. 59 Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat
  • IPDN Kampus Jayapura : Jalan Kotaraja Dalam No. 100 Jayapura

Nah itulah sedikit infomasi mengenai kampus IPDN, bagi yang berminat untuk mendaftar di IPDN, maka lanjutkan dengan membaca informasi di bawah ini.

A. Persyaratan Pendaftaran

1. Persyaratan Umum:
  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Agustus 2022; dan
  3. Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.

      2. Persyaratan Administrasi:
        1. Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan Paket C, bagi lulusan Tahun 2019 s.d. 2022, dengan ketentuan:
          • Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah; dan
          • Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah.
        2. Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri harus mendapat pengesahan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi;
        3. KTP-el bagi peserta yang berusia 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP-el;
        4. Berdomisili minimal 1 (satu) tahun di provinsi tempat mendaftar secara sah terhitung pada tanggal awal pendaftaran yang dibuktikan antara lain dengan KTP-el, KK dan Surat Pindah (bagi yang pindah tempat tinggal) serta dokumen lain yang berhubungan dengan domisili, dikecualikan bagi orang tua (Bapak/Ibu Kandung) peserta yang lahir di tempat pendaftaran dibuktikan dengan akta kelahiran orang tua dan/atau surat penempatan pindah tugas orang tua dari instansi masing-masing. Apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa keterangan akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
        5. Surat Keterangan Kelas XII SMA/MA yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah atau pejabat yang berwenang dan dicap/distempel basah, bagi siswa SMA/MA lulusan Tahun Ajaran 2021/2022;
        6. Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus bagi peserta OAP yang ditandatangani oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota masing-masing dan mengetahui Ketua/Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP);
        7. Pakta Integritas;
        8. Surat Keterangan Bebas Narkoba yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Polri/Rumah Sakit Pemerintah/Swasta atau Badan Narkotika Nasional Provinsi/Kabupaten/Kota;
        9. Surat Keterangan Tidak Buta Warna yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pemerintah/Swasta
        10. Alamat e-mail yang aktif; dan
        11. Pasfoto berwarna ukuran foto 4x6 cm dengan menghadap ke depan dan tidak memakai kacamata, serta mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih polos dengan latar belakang merah.
        3. Persyaratan Khusus:
        1. Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
        2. Tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi peserta pria, kecuali karena ketentuan agama/adat;,
        3. Tidak bertato;
        4. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak;
        5. Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan;
        6. Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya dengan tidak hormat;
        7. Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN, maka pendaftar:
          1. Sanggup tidak menikah / kawin selama mengikuti pendidikan;
          2. Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan / ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia bagi yang memilih kuota provinsi dan bagi yang memilih kuota Kabupaten / Kota bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS berdasarkan kuota pilihan pada saat pendaftaran;
          3. Bersedia ditempatkan pada proses pembelajaran di seluruh kampus IPDN;
          4. Bersedia mentaati segala peraturan yang berlaku di IPDN;
          5. Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan Pelanggaran Disiplin Praja sebagaimana diatur dalam Pedoman Tata Kehidupan Praja; dan
          6. Apabila pendaftar terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen persyaratan diatas, maka pendaftar dinyatakan GUGUR.

        B. Alur Pendafaran IPDN
        1. Akses Portal
          • Pelamar mengakses portal sekolah kedinasan di https://dikdin.bkn.go.id (buka disini)
        2. Buat Akun
          • Buat akun SSCASN sekolah kedinasan dengan NIK yang tervalidasi oleh DUKCAPIL, kemudian cetak kartu informasi akun
        3. Login
          • Login ke SSCASN sekolah kedinasan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan
        4. Pendaftaran
          • Unggah swafoto, pilih sekolah, unggah berkas, lengkapi nilai dan biodata
        5. Cek Resume
          • Cek resume dan cetak kartu pendaftaran
        6. Verifikasi
          • Verifikator instansi memverifikasi data dan berkas pelamar
        7. Cek Status Kelulusan
          • Login ke SSCASN sekolah kedinasan dan cek status kelulusan administrasi
        8. Pembayaran
          • Pelamar yang lulus akan mendapatkan kode billing kemudian melakukan pembayaran
        9. Cetak Kartu Ujian
          • Cetak kartu ujian di SSCASN sekolah kedinasan jika pembayaran telah dikonfirmasi oleh sistem
        10. Ujian Seleksi
          • Pelamar mengikuti proses seleksi sesuai dengan ketentuan masing-masing instansi
        11. Pengumuman Hasil Seleksi
          • Pengumuman hasil seleksi akan diumumkan oleh panitia seleksi sekolah kedinasan di SSCASN

        Sebagai pemberitahuan bahwa, sistem seleksi yang digunakan pada seleksi Capra IPDN ini adalah sistem gugur. Jadi bila peserta gugur di satu tahapan seleksi, maka tidak bisa mengikuti seleksi ke tahap berikutnya.

        C. Tahapan Seleksi

        Setelah Proses Pendaftaran dan Verifikasi yang dilakukan di Portal SSCASN DIKDIN, untuk menjadi Calon Praja IPDN, para calon peserta diwajibkan untuk mengikuti semua tahapan tes yang akan diujikan. Jika para pendaftar/peserta di tiap tes nya sampai dengan tes akhir memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan maka dapat dinyatakan lulus sebagai calon praja IPDN. Begitu pula sebaliknya jika salah satu item Tahapan Tes Yang diujikan ada yang GAGAL/GUGUR atau Tidak Memenuhi Syarat maka dinyatakan GAGAL karena sistem tahapan tes yang dilakukan IPDN dalam Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) baru menggunakan sistem GUGUR.

        Berikut ini tahapan seleksi Capra IPDN :

        1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
        • Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan dilakukan dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assesment Test) oleh BKN
        2. Tes Kesehatan Tahap I
        • Pelaksanaan Tes Kesehatan Tahap I di Rumah Sakit Bhayangkara / Biddokkes POLDA
        3. Tes Psikologi Integritas dan Kejujuran
        • Pelaksanaan Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran oleh Biro SDM Polda
        4. Pantukhir
        • Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi Pendaftaran
        • Tes Kesehatan Tahap II
        • Tes Kesamaptaan dan Pemeriksaan Penampilan

        D. Jadwal Pelaksanaan IPDN

        Demikianlah informasi yang dapat admin sampaikan pada kesempatan ini tentang Pendaftaran IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri). Semoga informasi tersebut dapat memberikan pencerahan bagi anda yang ingin mendaftar sebagai calon praja IPDN.

        Silahkan bagikan informasi ini kepada teman atau keluarga anda yang membutuhkan agar mereka dapat memperoleh informasi dengan cepat. Cara membagaikannya yaitu dengan klik tombol G+1 yang tersedia.

        Admin turut mendoakan semoga anda yang mengikuti seleksi IPDN ini bisa lulus dari berbagai macam tes yang diberikan. Terima kasih admin ucapkan untuk pengunjung setia web ini yang setiap hari selalu berkunjung. 

        Mari sama-sama berdoa semoga harapan kita untuk sukses semuda mungkin dapat terwujudkan. Amin. Ayo turut berbagi informasi ini pada rekan-rekan lainnya. Jangan lupa pula untuk menyukai halaman web kami.